video


V I D E O



Oleh:

Dewi Rika Juita





Sekolah Tinggi Agama Islam Siliwangi Garut
Prodi Pendidikan Agama Islam
Nopember, 2019



1.     PENGERTIAN VIDEO
Berasal dari Bahasa Latin, Vidi atau Visum artinya melihat atau mempunyai daya penglihatan.
Menurut kamus Bahasa Indonesia, Video adalah teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar bergerak.
Video adalah teknologi penangkapan, perekaman, pengolahan, penyimpanan,pemindahan, dan perekonstruksian urutan gambar diam dengan menyajikan adegan-adegan dalam gerak secara   elektronik.
Agnew dan Kellerman (1996) dalam Munir, 2012 : 358, video sebagaimedia digital yang menunjukan susunan atau urutan gambar-gambar dan memberikan ilusi, gambaran serta fantasi pada gambar yang bergerak.
Video sebagai gabungan gambar-gambar mati yang dibaca berurutan dalam suatu waktu dengan kecepatan tertentu.
2.     MACAM-MACAM VIDEO
v Live video Feed
Menyediakan objek-objek link multimedia yang mernarik dan waktu nyata. Diambil dalam waktu yang nyata dan sama.
Misalnya siaran langsung sepak bola
Keterbatasan
v Video Tape
Pertama, Sifatnya linier. Informasi tersimpan dalam pita gulungan dan untuk mengaksesnya harus menunggu karena harus mempercepat (fast-forward) atau menggulung balik (rewind) untuk sampai pada spot yang diinginkan.
Kedua, kebanyakan videotape tidak dikontrol lewat computer, maka ketika menggunakan harus menekan tombol play, stp, fas-forward, rewind secara manual.
v Video Disc
Ada dua format
·       Disc dengan format CAV dapat menyimpan data hingga 54.000 still frame atau setara dengan 30 menit motion video dengan stereo sound track.
·       Disc dengan format CLV dapat menyimpan hingga satu jam video pada tiap sisi disc atau mempunyai putara cepat dua kali kemampuan CAV disc.

3.     KELEBIHAN  VIDEO
·       Menjelaskan keadaan riil dari suatu proses, fenomena, atau kejadian.
·       Dapat  terintegrasi dengan media lain seperti teks, gambar agar memperkaya penyajian.
·       Penggunaan dapat melakukan pengulangan (replay) pada bagian-bagian tertentu untuk melihat gambaran yang lebih focus.
·       Sangat cocok untuk mengajarkan materi dalam ranah perilaku atau psikomotor.
·       Kombinasi video dan audio dapat lebih efektif dan cepat dalam menyampaikan pesan dibandingkan media text.
·       Dapat mnjelasakan suatu langkah procedural.
4.     KELEMAHAN VIDEO
·       Video mungkin tidak dapat menjelaskan secara detail materi.
·       Umumnya pengguna menganggap belajar melalui video lebih mudah dibandingkan melalui text sehingga pengguna kurang terdorong untuk lebih akif dalam berinteraksi dengan materi.
5.     PENYAJIAN VIDEO
Penyajian video bisa dilakukan dengan dua cara yaitu video analaog dan video digital.
Proses mengubah dari analog ke format digital disebut dengan capturing atau sampling.
Proses capuring memerlukan alat berupa video capture board yang dipasang dalam computer yang berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi digital.
a.      PENYAJIAN VIDEO – Video Analog 
Video analog adalah video yang diseimpan bukan dalam computer seperti video televise, video tape, film.
Video analog jarang digunakan karena mempunyai masalah seperti gambar tidak jelas, warna kurang terang, kualitas gambar kurang baik apabila disimpan dalam waktu lama.
Video analog banyak digunakan untuk penyiaran televise.
Proses perekaman video analog menggukan kaset video, dan hasilnya dalam bentuk kaset video.
Video analog adalah gambar dan audio direkam dalam bentuk sinyal magnetic pada pita magnetic.
Teknik atau cara penyampaian pada video analog telah lama ada.
b.     PENYAJIAN VIDEO – Video Digital
Digital berasal dari Bahasa Yunani, Digitus yang berarti jari jemari.
Video digital adalah produk dari industry computer dan dijadikan standa data digital.
Video digital dikembangkan untuk mengatasi masalah-masalah yang ada pada video analog.
 Proses perekaman video digital menggunakan sensor computer hasil proses perekaman dalam bentuk file atau data.
Video digital serupa dengan video analog, gambar dan suara digital direkam dalam vita magnetic tapi menggunakan sinyal digital.


DAFTAR PUSTAKA
Munir. 2012. MULTIMEDIA Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan. Penerbit Apfabeta Bandung.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makin syar'i Makin Cantik :-)

Teks, Animasi, Audio, Video

Memahami sudut pandang dalam teks deskripsi